Kita Belajar: Merancang, Melaksanakan, dan Mengabadikan Pameran Fotografi oleh Farraz Akbar

Menurut Farraz Akbar, terdapat 4 kuadran dalam melihat sebuah foto :

  1. Visual
  2. Teknis
  3. Konteks fotografi
  4. Konteks non fotografi

 

Visual

Sesuatu yang nampak. Literasi visual berarti seberapa banyak kita terpapar dan bisa paham dari apa yang ada di visual tersebut.

 

Teknis

Bagaimana foto ini diambil. Alat yang dipakai dan juga tidak kalah pentingnya yaitu orang yang memotret juga kapan dan tempat pengambilan foto, tone foto juga pun penting.

 

Konteks fotografi

Apa yang mau diangkat dari foto tersebut: sudut pandang dan perspektif yang bagaimana, siapa yang ada di foto tersebut, kegiatan yang dilakukan orang tersebut.

 

Konteks non fotografi

Apa yang mau diangkat di luar fotografinya, kaya gimana atau apa sebenarnya isu yang diangkat dari foto tersebut, apa yang mau di highlight dari foto tersebut

 

Kurasi dan kuasa

Kurasi adalah tentang menyeleksi, secara tidak langsung kita pasti lebih prefer ke karya satu daripada yang lain. Dan alasan apa yang membuat kita memilih hal tersebut dibandingkan yang lainnya. Ketika membaca karya alangkah baiknya menganalisis dari segi luarnya. Kenapa karya ini terjadi, background nya seperti apa, pakai analisis kontekstual.

Menurut Farraz Akbar, terdapat Tips and Trick dalam merancang, melaksanakan, dan mengabadikan pameran fotografi:

  1. Ubah asumsi jadi pertanyaan. Contoh: asumsi umum bahwa plastic itu berbahaya buat kehidupan manusia tetapi ketika ingin berbicara plastik lewat karya, coba convert jadi pertanyaan apa iya plastik se ber bahaya itu?
  2. Telusuri antara relasi dan konten foto dengan konteksnya . dari pembacaan visual foto ini apa dan bisa digali apanya.
  3. Operasional Pameran
  4. Eye level jadi pake rule of , jadi berapa meter karya ini harus dipasang, peletakkan karya yaitu di dinding atau di bawah, nakal adalah sangat boleh dalam merancang apapun. Jika ingin memerhatikan aspek pragmatis, bagaimana caranya orang bisa menikmati karyanya. Letak dan flow karyanya bagaimana
  5. Memainkan aspek-aspek yang memainkan sense manusia adalah sangat penting misalnya seperti pensuasanaan, music, dekorasi, dan lainnya.
  6. Satu poin penting dari pameran : pameran harus mengganggu dalam hal positif, harus punya intensi yang pengen dia tunjukan dan harus ada idea yang pengen dia sampein. Salah satu hal yg pengen ditunjukin adalah dengan mengganggu dan nunjukin kepadatannya dia kepada pembaca dengan nunjukin eye levelnya yang mengganggu juga.