Ganesha Exhibition Programme: Ragam Rasam

Liga Film Mahasiswa ITB adalah sebuah unit kegiatan mahasiswa berbasis pendidikan dan organisasi komunitas independen. LFM ITB berfokus pada empat bidang, yaitu Fotografi, Videografi, Kineklub, dan Pertunjukan.

Masing-masing bidang dibentuk sebagai wadah bagi kru untuk berkarya. Untuk mengapresiasi karya yang terlah dihasilkan oleh kru LFM ITB, Bidang Pertunjukan hadir sebagai wadah yang dapat mengadakan kegiatan pameran karya untuk menampilkan karya fotografi, videografi, dan kineklub.

Ganesha Exhibition Programme (GEP) adalah salah satu program kerja yang dinaungi oleh Bidang Pertunjukan. GEP pertama kali dilaksanakan pada tahun 2010 dan kemudian menjadi program kerja rutin LFM ITB pada setiap tahunnya.

GEP dapat berfungsi sebagai wadah utnuk berkarya secara eksploratif bagi kru LFM ITB, menjadi sarana untuk mengapresiasi karya kru dalam bentuk pameran, srta dapat memberi pesan yang perlu disampaikan kepada masyarakat luar.

GEP menampilkan karya kru LFM ITB pda bidang Fotografi, Videografi, dan kineklub setelah proses submisi dan kurasi. Pada November 2019, GEP hadir dengan tema besar yang diangkat yaitu kultur / budaya, dimana kita ingin memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia, serta perubahan dan perbedaan yang terdapat pada budaya kita sekarang. Pesan yang ingin disampaikan adalah pesan persatuan, melalui media kekaryaan fotografi, videografi, dan kineklub. Aspek yang ditinjau dapat meliputi aspek agama, politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, bangunan, dan karya seni.

Indonesia memiliki budaya yang berlimpah. Keragaman budaya telah menjadi identitas bangsa Indonesia. Indonesia dibangun di atas banyaknya budaya, agama, bahasa, etnis, dan suku bangsa. Di era globalisasi, mulai terjadi penetrasi budaya asing yang masuk ke Indonesia sehingga melunturkan budaya lokal dan munculnya budaya baru yang terbentuk dari proses akulturasi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga budaya Indonesia. Langkah awal untuk menjaga budaya adalah dengan mengenal budaya indonesia itu sendiri yang kemudian bisa kita jaga dan lestarikan. 

Ada dua poin penting yang menjadi dasar dari tema “Kultur Indonesia” yaitu kultur dan Identitas. Kultur sendiri memiliki arti suatu cara perkembangan gaya hidup yang dimiliki bersama oleh sekelompok masyarakat, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Sedangkan identitas adalah sebuah karakter yang melekat pada kebudayaan, sehingga bisa dibedakan budaya satu dengan lainya. Aspek yang ingin ditinjau dalam proses kekaryaan GEP didasarkan dari 7 unsur budaya dalam ilmu etnofotografi, yaitu bahasa, sistem pengetahuan, sistem sosial atau kemasyarakatan, sistem peralatan dan teknologi, sistem mata pencaharian, sistem religi, dan kesenian. Sedangkan untuk identitas, SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) diguanakan sebagai dasar identitas suatu budaya.