Ganesha Exhibition Programme – Februari 2019

GEP GASTROSPECTIVE

“Melihat makanan lebih jauh, tak hanya berhenti di piring”

 

Ganesha Exhibition Progamme (GEP), sebuah ajang selebrasi dan apresiasi karya kru Liga Film Mahasiswa, hadir kembali dengan tema makanan dan tajuk “Gastrospective.” Gastrospective diambil dari kata gastro yaitu perut dan perspective atau sudut pandang. Judul ini memiliki makna untuk melihat makanan dari berbagai sudut pandang, lebih dari sekedar pereda rasa lapar dan sumber energi bagi makhluk hidup.

GEP GASTROSPECTIVE selain memamerkan karya fotografi, videografi, dan kineklub dari kru LFM, mengadakan juga talkshow, music gigs, dan pemutaran perdana film dokumenter LFM, “9009.” Acara ini diadakan pada 22-23 Februari 2019 di Galeri Yuliansyah Akbar, Bandung. Konsep acara dengan tema makanan ini adalah untuk menghadirkan pameran karya yang menyenangkan dan interaktif sehingga pengunjung yang datang dapat merasakan pengalaman yang menarik dan mengesankan di dalam pameran.

Begitu menginjakkan kaki ke dalam Galeri Yuliansyah Akbar yang terdiri dari lantai atas, lantai mezzanine, dan lantai bawah, pengunjung disuguhi dengan aneka kudapan dan karya di ‘meja makan’ di lantai paling atas. Sebuah meja panjang ditata selayaknya meja makan dengan photobook sebagai ganti makanan dan piring, dimana pengunjung dapat ‘menyantap’ karya-karya ini. Karya photo series dan single photo pun menghiasi dinding-dinding di seluruh galeri, dengan alur: sebelum dimakan – proses memasak – dan makanan itu sendiri. Beberapa karya fotografi juga ditampilkan dengan instalasi yang menarik.

Turun ke lantai mezzanine, karya-karya review film dari kineklub digantung dari langit-langit galeri dan ditempel di dinding. Terdapat juga kinecorner dengan beanbags yang nyaman untuk menonton karya vine atau video kine yang ditayangkan pada tablet dan laptop. Lantai bawah galeri disulap menjadi ruang pemutaran film dimana penonton dapat menyaksikan karya film pendek dari kru LFM sambil duduk dengan santai di beanbags. Di ruang pemutaran ini juga diadakan talkshow bersama Wisnu Surya Pratama, sutradara film pendek “Rock ‘N Roll,” mengenai filmnya dan unsur makanan di dalamnya.

Untuk meramaikan acara, GEP Gastrospective mengundang dua grup musik yaitu Gaussian Blue dan Rasukma. Music gigs diadakan di amphitheater Galeri Yuliansyah Akbar pada malam Jumat, 22 Februari. Penonton yang datang saat itu sangat ramai hingga memenuhi deretan tempat duduk amphitheater untuk menikmati penampilan mereka sambil menikmati berbagai jajanan dari food tenants.

Pada hari Sabtu, 23 Februari, terlihat wajah-wajah familiar alumni LFM menghadiri pemutaran pertama film dokumenter “9009” yang disutradarai oleh Zanetta Auriel, kru 2016. Pemutaran perdana ini diramaikan oleh kru dan alumni LFM yang sangat antusias mengenal sejarah LFM itu sendiri. Pemutaran ini bahkan dihadiri oleh ketua umum LFM pertama, Bapak Hanny S. Mudjihardjo.

GEP GASTROSPECTIVE sukses mengeksibisi karya kru-kru LFM dengan pembawaan yang menyenangkan dan meriah. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut meramaikan Ganesha Exhibition Programme kali ini!

 

Related Posts