Bioskop Kampus: Wengi

“Wengi” yang berarti malam dalam bahasa Jawa merupakan nama dari Bioskop Kampus (BK) bertemakan horror yang diselenggarakan pada hari Jumat, 6 Oktober 2017 lalu di ruang 9009 LFM. Tema horror ini dipilih karena tanggal pemutarannya berada pada bulan Oktober yang merupakan bulan Halloween. Penentuan nama Wengi sendiri membuat dekorasi dan pemilihan filmnya menjurus ke suasana malam hari dan keadaan menyeramkan yang relatable bagi penonton.

Sebelum memasuki ruang pemutaran, penonton mengantri untuk mendapatkan tiket serta popcorn gratis di selasar ruang 9009. Pada BK kali ini, pemilihan kursi dilakukan menggunakan TV untuk memudahkan penonton melihat tempat duduk yang tersedia. Saat open gate, lampu ruang 9009 dimatikan dan penerangan dilakukan dengan lentera-lentera yang diletakkan di atas meja serta senter yang digunakan usher untuk mengantarkan penonton ke kursinya masing-masing agar terkesan malam hari. Selain itu, terdapat pula tebaran bunga pada lantai ruang 9009, wewangian, background music instrumental yang menyeramkan, dan usher serta maskot yang berkostum hantu untuk menambah kesan horrornya. Penonton pun memberikan respon positif terhadap pensuasanaan ini yang terlihat saat memasuki ruang pemutaran.

Selain pensuasanaan, film yang diputar pun mendukung nama Wengi itu sendiri, yaitu film-film berlatar malam hari dengan genre horror. Terdapat 10 film pendek yang diputar yaitu Singsot, Paralysis, Tok Tok, The Incomer, Makmum, Waktu Maghrib, Cermin, The Visitor, Photobooth, dan Jurig. Pemilihan film ini berhasil membuat penonton terbawa suasana dan terkadang berteriak, meningkatkan euphoria di dalam ruang pemutaran. Pemutaran dilaksanakan dalam 2 sesi yang diselingi dengan istirahat dan ditutup dengan diskusi bersama salah satu kru LFM beserta seorang mahasiswa yang memiliki beberapa pengalaman “melihat” makhluk halus.

Kami tunggu kalian pada pengalaman menonton pemutaran alternatif di BK selanjutnya!

Oleh: Djati Anwar

Related Posts

Omah