Bioskop Kampus: Lentera

Bioskop Kampus Lentera, berdasarkan namanya, merupakan pemutaran yang bertemakan kehangatan. Pada Bioskop Kampus yang dilaksanakan tanggal 31 Oktober 2017 di Ruang 9009 ini, diputarkan film-film komunitas Bandung yang telah dikurasi oleh tim programmer Bioskop Kampus kali ini.

Film-film yang diputarkan dimaksudkan untuk memperkenalkan karya-karya sineas bandung kepada masyarakatnya, khususnya sesama komunitas Bandung. Sejumlah 7 film diputarkan, yaitu, Awal karya Institut Seni Bandung Indonesia, Bubar, Jalan! Karya Gery Fairus, Recto Impala karya Adie Maulana dari Universitas Pendidikan Indonesia, The Hotel’s Water karya Roufy Nasution, Alas Lali Jiwo karya AVI Pictures dari Telkom University, Rindu karya Muhammad Taufiq dari Rana Kamera, dan Jirim karya dari komunitas CC Fikom Universitas Padjadjaran.

Gate untuk pemutaran dibuka dari pukul 18.30, dengan penonton memilih kursi di layar  dan mendapatkan tiket, seperti layaknya bioskop, serta mendapatkan popcorn secara cuma-cuma. Dalam 9009 yang dihiasi lentera serta lampu-lampu bernuansa oranye yang memberi kesan hangat, penonton yang telah duduk dan menunggu film dimulai disajikan dengan animasi bertemakan maskot-maskot publikasi Bioskop Kampus Lentera, dengan preview dari masing-masing film yang akan diputarkan.

Sesi pemutaran berlangsung selama 2 jam dan diakhiri dengan diskusi bersama semua sineas (terkecuali sineas Bubar, Jalan! yang tidak dapat hadir malam itu) dan dimoderatori oleh Muhammad Daffa Robbani. Diskusi tersebut membahas mulai dari alasan kenapa sineas membuat film tersebut, sumber inspirasi film, sampai pandangan para sineas terhadap komunitas-komunitas film Bandung dan harapan kedepannya. Sesi diskusi berlangsung selama 45 menit.

Bioskop Kampus Lentera kali ini berbeda dengan bioskop-bioskop kampus sebelumnya, yang biasanya mata acaranya selesai pada diskusi, kali ini Bioskop Kampus Lentera memiliki mata acara lanjutan, yaitu ramah tamah komunitas. Setelah dikusi selesai, penonton (yang juga terdapat komunitas) digiring menuju Selasar dan Taman LFM untuk mata acara ramah tamah komunitas. Ramah tamah komunitas ini sebenarnya juga bukan acara yang bisa dikatakan formal, melainkan ngobrol-ngobrol santai antar komunitas dan penggiat film.

Selama acara ramah tamah komunitas ini, diputarkan musik dan disediakan makanan ringan serta minuman hangat gratis. Tidak lupa untuk menambah kesan hangat, taman dan selasar lfm dihias sedemikian rupa sehingga tidak hanya minuman saja yang menghangatkan, tetapi suasana dekorasi dan senda gurau yang terdengar juga membuat acara ramah tamah komunitas ini terasa hangat, ramah, dan syahdu.

Beberapa komunitas (termasuk LFM) juga turut meramaikan acara dengan mengumumkan festival film komunitas mereka yang akan datang. Ketika malam semakin larut dan sudah mendekati jam malam kegiatan kampus, acara ramah tamah komunitas disudahi dengan salam perpisahan antar komunitas, dan menandakan berakhirnya juga rangkaian acara Bioskop Kampus Lentera.

Penasaran kapan lagi bisa nonton, bertemu dan ngobrol santai dengan sineas-sineas keren? Tunggu bioskop kampus selanjutnya!

Oleh: Nabila Zahra

Related Posts

Omah